PERATURAN RESMI 3 BOLA BASKET 2010

Basketball mania disini tempatnya

Moderator: I-One

PERATURAN RESMI 3 BOLA BASKET 2010

Postoleh I-One » Jum Jun 15, 2012 1:57 pm

PERATURAN RESMI BOLA BASKET 2010

Pasal 49 Pengatur waktu : Tugas

  1. Pengatur waktu akan dilengkapi dengan jam pertandingan dan stopwatch dan akan:
    • Mengukur waktu permainan, time-out dan jeda permainan.
    • Memastikan bahwa sinyal jam pertandingan berbunyi sangat keras dan bekerja secara
      otomatis di akhir waktu permainan pada suatu periode.
    • Menggunakan cara apapun yang memungkinkan untuk segera memberitahu wasit jika
      sinyalnya tidak berbunyi atau tidak terdengar.
    • Memberitahu kedua tim dan wasit setidaknya tiga (3) menit sebelum periode ketiga
      dimulai.
  2. Pengatur waktu akan mengukur waktu permainan sebagai berikut:
    • Menjalankan jam pertandingan ketika:
      • Selama jump ball, bola ditepis secara sah oleh seorang pelompat.
      • Setelah free-throw terakhir atau satu-satunya yang tidak berhasil dan bola tetap
        hidup, bola menyentuh atau disentuh oleh seorang pemain di lapangan permainan.
      • Selama throw-in bola menyentuh atau disentuh secara sah oleh seorang pemain di
        lapangan permainan.
    • Menghentikan jam pertandingan ketika:
        Waktu habis pada akhir waktu permainan untuk suatu periode, jika tidak berhenti
        secara otomatis oleh jam pertandingan itu sendiri.
      • Seorang wasit meniupkan peluitnya ketika bola hidup.
      • Tercipta bola masuk atas tim yang telah meminta time-out.
      • Tercipta bola masuk pada dua (2) menit terakhir dari periode keempat dan dua (2)
        menit terakhir dari suatu periode tambahan.
      • Sinyal jamtwenty four (24) seconds berbunyi ketika suatu tim sedang menguasai
        bola.
  3. Pengatur waktu akan mengukur time-out sebagai berikut:
    • Segera menjalankan stopwatch ketika wasit meniupkan peluitnya dan memberikan
      tanda time-out.
    • Membunyikan sinyal ketika lima-puluh (50) detik dari waktu time-out terlewati.
    • Membunyikan sinyal ketika time-out telah berakhir.
  4. Pengatur waktu akan mengukur waktu jeda pertandingan sebagai berikut:
    • Segera menjalankan stopwatchketika periode sebelumnya telah berakhir.
    • Membunyikan sinyal sebelum periode pertama dan ketiga ketika tiga (3) menit, satu
      (1) menit tiga-puluh (30) detik tersisa sampai dimulainya periode tersebut.
    • Membunyikan sinyal sebelum periode kedua, keempat dan periode tambahan ketika
      tiga-puluh (30) detik tersisa sampai dimulainya periode tersebut.
    • Membunyikan sinyal dan menghentikan peralatan waktu secara bersamaan segera
      ketika jeda permainan telah berakhir.

Pasal 50 Operator twenty-four (24) seconds : Tugas

    Operator twenty four(24) seconds akan dilengkapi dengan jamtwenty four (24)seconds
    sedemikian rupa sehingga akan:
  1. Menjalankan atau menjalankankembaliketika:
    • Suatu tim mendapatkan penguasaan bola di lapangan permainan.
    • Pada suatu throw-in, bola menyentuh atau tersentuh secara sah oleh siapapun pemain
      di lapangan permainan.
    Sentuhan terhadap bola oleh seorang lawan tidak memulai periode twenty four (24)
    seconds baru jika tim lain tetap menguasai bola.
  2. Kapanpun seorang wasit meniupkan peluitnya dikarenakan:
    • Suatu foul atau violation (bukan karena bola telah keluar lapangan oleh tim yang
      tidak sedang menguasai bola),
    • Pertandingan dihentikan karena suatu tindakan yang tidak berhubungan dengan tim
      yang sedang menguasai bola,
    • Pertandingan dihentikan karena suatu tindakan yang tidak berhubungan dengan salah
      satu tim, kecuali lawan ditempatkan pada posisi yang tidak diuntungkan,
      jamtwenty four (24) second akan:
      1. Dihentikan dan reset ke dua-puluh-empat (24) detik, dengan tidak ada tampilan
        yang terlihat, ketika:
        • Bola memasuki keranjang secara sah.
        • Bola menyentuh ring dari keranjang lawan (kecuali bola menyangkut di antara
          ring dan papan pantul).
        • Tim tersebut diberikan throw-in di backcourt atau free-throw (beberapa freethrow).
        • Penyimpangan atas peraturan tersebut dilakukan oleh tim yang sedang menguasai
          bola.
      2. Dihentikan tetapi tidak reset ke dua-puluh-empat (24) detik ketika tim yang sama
        yang sebelumnya menguasai bola diberikan throw-in di frontcourt dan empat-belas
        (14) detik atau lebih yang tampak di jamtwenty-four (24) second.
      3. Dihentikan dan reset ke empat-belas (14) detik ketika tim yang sama yang
        sebelumnya menguasai bola diberikan throw-in di frontcourt dan tiga-belas (13) detik
        atau kurang yang tampak di jamtwenty-four (24) second.
  3. 50.3 Menghentikan, tetapi tidak me-reset, ketika tim yang sama yang sebelumnya
    menguasai bola diberikan throw-in sebagai hasil dari:
    • Bola ke luar lapangan.
    • Seorang pemain dari tim yang sama mengalami cedera.
    • Situasi jump-ball.
    • Sebuah double foul.
    • Pembatalan atas hukuman yang seimbang terhadap kedua tim.
  4. Mematikan, setelah bola menjadi mati dan jam pertandingan sedang berhenti, ketika
    terdapat kurang dari dua-puluh-empat (24) detik atau empat-belas (14) detik tersisa pada
    jam pertandingan pada suatu periode.
    Sinyal jamtwenty-four (24) second tidak menghentikan jam pertandingan atau
    pertandingan tersebut, ataupun menyebabkan bola menjadi mati, kecuali suatu tim
    sedang dalam penguasaan bola.

  1. SINYAL WASIT

    1. Hanya sinyal tangan yang digambarkan dalam peraturan ini yang merupakan sinyal
      wasit. Sinyal-sinyal tersebut harus digunakan oleh semua wasit pada semua
      pertandingan.
    2. Penting juga bagi petugas meja untuk mengenali sinyal-sinyal ini.

      1. I. TERCIPTA ANGKA

        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (44.35 KiB) Dilihat 24302 kali

      2. BERHUBUGAN DENGAN WAKTU

        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (43.64 KiB) Dilihat 24302 kali

      3. ADMINISTRATIF

        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (49.63 KiB) Dilihat 24302 kali

      4. JENIS VIOLATION

        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (98.3 KiB) Dilihat 24302 kali

      5. MELAPORKAN FOUL KEPADA PETUGAS MEJA (3 Langkah)

        LANGKAH 1 – NOMOR PEMAIN

        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (74.05 KiB) Dilihat 24302 kali


        LANGKAH 2 – JENIS FOUL

        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (94.26 KiB) Dilihat 24302 kali


        LANGKAH 3 – JUMLAH FREE-THROW YANG DIBERIKAN

        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (41.47 KiB) Dilihat 24302 kali


        ATAU – ARAH PERMAINAN

        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (22.39 KiB) Dilihat 24302 kali

      6. PELAKSANAAN FREE-THROW (2 Langkah)

        LANGKAH 1 – DI DALAM DAERAH BERSYARAT

        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (34.52 KiB) Dilihat 24302 kali


        LANGKAH 2 – DI LUAR DAERAH BERSYARAT

        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (37.09 KiB) Dilihat 24302 kali

        Gambar 7 Sinyal wasit [klik pada gambar untuk memperbesar]

  2. SCORESHEET

      peraturan-resmi-bola-basket-2010-69.jpg
      peraturan-resmi-bola-basket-2010-69.jpg (168.23 KiB) Dilihat 24299 kali


    1. Scoresheet yang diperlihatkan pada Gambar 8 adalah yang disetujui oleh FIBA
      Technical Commission.
    2. Terdiri dari satu lembar asli dan tiga lembar salinan, masing-masing kertas dengan warna
      yang berbeda. Yang asli, dengan warna putih, untuk FIBA. Salinan pertama, dengan
      warna biru, untuk badan penyelenggara dari kompetisi tersebut, salinan kedua, dengan
      warna merah muda, untuk tim yang menang, dan salinan terakhir, dengan warna kuning,
      untuk tim yang kalah.
      Catatan:
      1. Dianjurkan kepada pencatat angka untuk menggunakan pena dengan dua
        warna yang berbeda, satu untuk periode pertama dan ketiga dan satu lagi
        untuk periode kedua dan keempat.
      2. Scoresheet boleh disiapkan dan dilengkapi secara elektronik.
    3. Setidaknya dua-puluh (20) menit sebelum pertandingan dimulai, pencatat angka
      akan mempersiapkan scoresheet dengan ketentuan sebagai berikut:
      1. Dia akan memasukkan nama kedua tim pada ruang di bagian atas scoresheet. Tim ‘A’
        akan selalu merupakan tim lokal (tuan rumah) atau untuk turnamen atau pertandingan di
        lapangan permainan netral, tim pertama yang ada pada jadwal. Tim lainnya akan menjadi
        tim ‘B’.
      2. Dia kemudian akan memasukkan:
        • Nama kompetisi.
        • Nomor pertandingan.
        • Tanggal, waktu dan tempat pertandingan.
        • Nama dari referee dan umpire (-umpire).

        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (36.23 KiB) Dilihat 24299 kali

      3. Dia kemudian akan memasukkan nama-nama anggota setiap tim, menggunakan daftar
        anggota tim yang telah disetujui oleh pelatih atau yang mewakilinya. Tim ‘A’ akan
        menempati bagian atas dari scoresheet, dan tim ‘B’ bagian bawah.
        1. Pada kolom pertama, pencatat angka akan memasukkan nomor lisensi (tiga angka
          terakhir) dari setiap pemain. Untuk turnamen nomor lisensi pemain hanya akan
          ditunjukkan pada pertandingan pertama yang dimainkan oleh timnya.
        2. Di kolom kedua, pencatat angka akan memasukkan setiap nama pemain dan inisialnya,
          semua dalam huruf CETAK, disamping nomor yang sama dengan yang akan dipakai
          pemain tersebut selama pertandingan. Kapten tim akan ditandai dengan menuliskan
          (CAP) setelah namanya.
        3. Jika suatu tim hadir dengan kurang dari dua-belas (12) pemain, pencatat angka akan
          membuat sebuah garis melewati ruang nomor lisensi, nama, nomor, dll. pada tiap garis
          dari nomor pemain.
      4. Di bagian bawah dari tiap bagian tim, pencatat angka akan memasukkan (dengan huruf
        CETAK) nama pelatih dan asisten pelatih tim tersebut.
    4. Setidaknya sepuluh (10) menit sebelum pertandingan dijadwalkan untuk dimulai
      kedua pelatih akan:
      1. Menyampaikan persetujuannya atas nama dan nomor yang sesuai dari anggota timnya.
      2. Menyampaikan nama pelatih dan asisten pelatih.
      3. Menunjukkan lima (5) pemain yang akan memulai pertandingan dengan menandai ‘x’
        kecil di sebelah nomor pemain pada kolom ‘Player in’.
      4. Menandatangani scoresheet.
        Pelatih tim ‘A’ yang pertama yang akan memberikan informasi di atas.
    5. Pada permulaan pertandingan, pencatat angka akan melingkari ‘x’ kecil lima pemain
      dari tiap tim yang akan memulai pertandingan.
    6. Selama pertandingan, pencatat angka akan membuat ‘x’ kecil (tidak dilingkari) pada
      kolom ‘Player in’ketika pemain pengganti memasuki pertandingan untuk pertama
      kalinya sebagai pemain.
    7. Time-out
      1. Time-out yang diberikan akan dicatat di scoresheet dengan memasukkan menit dari
        waktu permainan suatu periode atau periode tambahan di kotak yang semestinya di
        bawah nama tim.
      2. Di akhir tiap paruh waktu dan periode tambahan, kotak yang tidak digunakan akan
        ditandai dengan dua (2) garis mendatar secara paralel.
    8. Foul
      1. Foul pemain bisa merupakan perorangan, technical, unsportsmanlike atau diskualifikasi
        dan akan dicatat terhadap pemain tersebut.
      2. Foul pelatih, asisten pelatih, pemain pengganti dan team follower bisa merupakan
        technical atau diskualifikasi dan akan dicatat terhadap pelatih.

        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (79.15 KiB) Dilihat 24299 kali


        Gambar 10 Tim dalam scoresheet [klik pada gambar untuk memperbesar]

      3. Semua foul akan dicatat sebagai berikut:
        1. Personal foul akan ditandai dengan memasukkan ‘P’.
        2. Sebuah technical foul terhadap seorang pemain akan ditandai dengan memasukkan ‘T’.
        3. Technical foul terhadap pelatih atas perilaku unsportsmanlike perorangannya akan
          ditandai dengan memasukkan ‘C’. Sebuah technical foul kedua yang serupa juga akan
          ditandai dengan memasukkan ‘C’, diikuti dengan ‘D’ pada ruang yang tersisa.
        4. Sebuah technical foul terhadap pelatih atas alasan lainnya akan ditandai dengan
          memasukkan ‘B’.
        5. Sebuah unsportsmanlike foulterhadap pemain akan ditandai dengan memasukkan ‘U’.
          Sebuah unsportsmanlike foul kedua akan ditandai dengan memasukkan ‘U’, diikuti
          dengan ‘D’ di ruang yang tersisa.
        6. Sebuah disqualifying foul akan ditandai dengan memasukkan ‘D’.
        7. Foul yang mengakibatkan free-throw (beberapa free-throw) akan ditandai dengan
          menambahkan jumlah free-throw yang dimaksud (1,2 atau 3) di samping ‘P’, ‘T’, ‘C’,
          ‘B’, ‘U’ atau ‘D’.
        8. Semua foul terhadap kedua tim yang mengakibatkan hukuman yang mempunyai beban
          yang sama dan dibatalkan sesuai Pasal 42 (Situasi khusus) akan ditandai dengan
          menambahkan ‘c’ kecil di samping ‘P’, ‘T’, ‘C’, ‘B’, ‘U’ atau ‘D’.
        9. Pada akhir setiap periode, pencatat angka akan membuat garis tebal di antara ruang yang
          telah terpakai dan yang belum terpakai.
          Pada akhir jam pertandingan, pencatat angka akan meghapuskan ruang yang tersisa
          dengan garis horisontal yang tebal.
        10. Contoh untuk disqualifying foul:
          Diskualifikasi terhadap pelatih, asisten pelatih, pemain pengganti, pemain yang sudah
          tidak bermain dan team follower karena meninggalkan daerah bangku cadangan (Pasal
          39) akan di catat seperti di bawah ini. Pada semua ruang foul dari orang yang
          didiskualifikasi akan dimasukkan ‘F’.
          Jika hanya pelatih yang didiskualifikasi:

          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (3.89 KiB) Dilihat 24299 kali


          Jika hanya asisten pelatih yang didiskualifikasi:

          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (10.53 KiB) Dilihat 24299 kali


          Jika pelatih dan asisten pelatih keduanya didiskualifikasi:

          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (11.11 KiB) Dilihat 24299 kali


          Jika pemain pengganti mempunyai kurang dari empat foul, maka akan dimasukkan ‘F’
          pada semua ruang foul tersisa:

          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (5.25 KiB) Dilihat 24299 kali


          Jika merupakan foul kelima, maka akan dimasukkan ‘F’ di dalam ruang foul terakhir:

          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (2.88 KiB) Dilihat 24299 kali


          Jika pemain yang sudah tidak bermain telah melakukan limafoul (fouled out), maka akan
          dimasukkan ‘F’ pada kolom setelah foul terakhir:

          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (5.37 KiB) Dilihat 24299 kali


          Sebagai tambahan pada contoh di atas dari pemain Smith, Jones dan Rush, atau jika
          seorang team follower didiskualifikasi, akan dimasukkan sebuah technical foul:

          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (10.65 KiB) Dilihat 24299 kali


          Catatan: Technical foul atau disqualifying foul yang sesuai Pasal 39 tidak akan dihitung
          sebagai team foul.
        11. Disqualifying foul terhadap seorang pemain pengganti (tidak termasuk Pasal 39) akan
          dicatat seperti berikut:

          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (5.12 KiB) Dilihat 24299 kali


          Dan

          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (10.29 KiB) Dilihat 24299 kali

        12. Disqualifying foul terhadap seorang asisten pelatih (tidak termasuk Pasal 39) akan dicatat
          seperti berikut:

          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (10.38 KiB) Dilihat 24299 kali

        13. Disqualifying foul terhadap seorang pemain yang sudah tidak bermain setelah foul
          kelimanya (tidak termasuk Pasal 39) akan dicatat seperti berikut:

          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (5.42 KiB) Dilihat 24299 kali


          Dan

          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (10.17 KiB) Dilihat 24299 kali
    9. Team foul
      1. Untuk tiap periode, disediakan empat ruang pada scoresheet (persis di bawah nama tim
        dan di atas nama-nama pemain) untuk memasukkan team foul.
      2. Kapanpun seorang pemain melakukan sebuah personal foul, technical, unsportsmanlike
        atau disqualifying foul, pencatat angka akan mencatat foul tersebut terhadap tim dari
        pemain tersebut dengan memberi tanda ‘X’ besar pada ruang yang ditentukan sesuai
        urutannya.
    10. Angka berjalan
      1. Pencatat angka akan membuat catatan ringkasan urutan perjalanan angka yang dicetak
        oleh masing-masing tim.
      2. Terdapat empat kolom pada scoresheet untuk perjalanan angka ini.
      3. Tiap kolom dibagi lagi menjadi empat kolom. Dua kolom di sebelah kiri untuk tim ‘A’
        dan dua kolom di sebelah kanan untuk tim ‘B’. Kolom bagian tengah untuk angka
        berjalan (160 angka) untuk tiap tim.

        Pencatat angka akan:
        • Pertama, membuat garis diagonal ( / ) untuk bola masuk yang sah yang tercipta dan
          lingkaran penuh ( ) untuk free-throw yang berhasil masuk secara sah, pada jumlah
          angka total yang baru yang dikumpulkan oleh tim yang baru saja mencetak angka.
        • Kemudian, di ruang yang kosong pada sisi yang sama dari jumlah
          angka total yang baru (di samping / atau yang baru), masukkan
          nomor pemain yang mencetak bola masuk atau free-throw.

          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
          peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (58.99 KiB) Dilihat 24299 kali

          Gambar 11 Angka berjalan [klik pada gambar untuk memperbesar]
    11. Angka berjalan: Instruksi tambahan
      1. Bola masuk tiga-angka yang tercipta oleh seorang pemain akan dicatat
        dengan melingkari nomor pemain tersebut.
      2. Bola masuk yang tidak sengaja tercipta oleh seorang pemain pada
        keranjangnya sendiri akan dicatat sebagai bola masuk yang tercipta
        oleh kapten dari tim lawan di lapangan permainan.
      3. Angka yang tercipta ketika bola tidak memasuki keranjang (Pasal 31 –
        Goaltending dan interference) akan dicatat sebagai bola masuk yang
        tercipta oleh pemain yang melakukan usaha tembakan.
      4. Pada akhir tiap periode, pencatat angka akan membuat lingkaran tebal
        ( ) melingkari jumlah angka terakhir yang tercipta oleh masingmasing
        tim dan garis horisontal tebal di bawah angka-angka tersebut
        dan di bawah nomor dari tiap pemain yang mencetak angka terakhir.
      5. Pada permulaan dari tiap periode pencatat angka akan melanjutkan
        membuat catatan ringkasan urutan perjalanan angka yang dicetak dari
        angka yang telah dihentikan.
      6. Kapanpun jika memungkinkan, pencatat angka akan mengecek angka
        berjalannya dengan papan pencatat angka yang terlihat. Jika terdapat
        ketidakcocokan, dan angka dia benar, dia akan segera mengambil
        langkah untuk membetulkan papan pencatat angka. Jika ragu atau jika
        salah satu tim mengajukan keberatan atas perbaikan tersebut, dia akan
        memberitahu referee sesegera mungkin setelah bola mati dan jam
        pertandingan berhenti.
    12. Angka berjalan: Penjumlahan
      1. Pada akhir tiap periode, pencatat angka akan memasukkan angka yang
        tercetak pada periode tersebut di tempat yang telah disediakan di
        bagian bawah dari scoresheet.
      2. Pada akhir pertandingan, pencatat angka akan membuat dua garis horisontal tebal di
        bawah jumlah angka terakhir yang dicetak oleh tiap tim dan nomor pemain yang
        mencetak angka terakhir. Dia juga akan membuat garis diagonal ke bagian bawah dari
        kolom untuk menghilangkan angka tersisa (angka berjalan) untuk tiap tim.

        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010.jpg (20.75 KiB) Dilihat 24299 kali

      3. Pada akhir pertandingan, pencatat angka akan memasukkan angka
        terakhir dan nama tim pemenang.
      4. Pencatat angka kemudian akan memasukkan namanya, dengan huruf
        kapital, pada scoresheet, setelah itu diikuti dengan asisten pencatat
        angka, pengatur waktu dan operator twenty four seconds.
      5. Setelah ditandatangani oleh umpire (-umpire), referee adalah yang
        terakhir yang akan menyetujui dan menendatangani scoresheet.
        Tindakan ini mengakhiri administrasi perwasitan dan hubungan
        dengan pertandingan.
        Catatan: Apabila salah satu kapten menandatangani scoresheet
        untuk protes (menggunakan ruang yang bertuliskan ‘captain’s
        signature in case of protest’), petugas meja dan umpire (-umpire)
        akan tetap membantu referee sampai dia memberikan ijin untuk
        pergi.

        peraturan-resmi-bola-basket-2010-76.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010-76.jpg (43.39 KiB) Dilihat 24299 kali


        Gambar 13 Bagian bawah scoresheet [klik pada gambar untuk memperbesar]
  3. PROSEDUR PROTES

    Jika selama kompetisi resmi FIBA, suatu tim meyakini bahwa timnya telah dirugikan pengaruh dari
    keputusan seorang wasit (referee atau umpire (-umpire)) atau dari suatu kejadian yang terjadi selama
    pertandingan, hal ini harus diproses sesuai ketentuan berikut:
    1. Kapten tim tersebut, segera pada akhir pertandingan, memberitahu referee bahwa timnya
      melakukan protes atas hasil pertandingan dan menandatangani scoresheet pada ruang
      yang bertuliskan ‘Captain’s signature in case of protes’.
      Untuk membuat protes ini sah, dalam hal ini wakil resmi dari federasi nasional atau klub
      perlu untuk memberikan konfirmasi atas protes ini dalam bentuk tulisan. Tulisan ini
      harus dibuat dalam dua-puluh (20) menit setelah pertandingan berakhir.
      Penjelasan secara mendetil tidak dibutuhkan. Cukup dengan menulis: ‘Federasi Nasional
      (atau klub) X mengajukan protes atas hasil pertandingan antara tim X dan Y’. Maka dia
      akan memberikan uang tanggungan kepada perwakilan FIBA atau kepada Presiden
      Komisi Teknis, dengan jumlah yang setara dengan CHF 1.500, sebagai jaminan.
      Federasi nasional dari tim atau klub yang mengajukan harus menyampaikan kepada
      perwakilan FIBA atau kepada Presiden Komisi Teknis redaksi dari protes tersebut dalam
      satu (1) jam setelah pertandingan berakhir.
      Jika protes diterima, jaminan akan dikembalikan.
    2. Referee akan, dalam satu (1) jam setelah pertandingan berakhir, melaporkan insiden
      yang memicu protes, kepada perwakilan FIBA atau kepada Presiden Komisi Teknis.
    3. Apabila federasi nasional dari tim atau klub yang mengajukan, atau tim lawan atau klub
      tersebut, tidak setuju dengan keputusan dari komisi teknis, hal ini kemudian akan
      menunjukkan banding kepada Dewan Banding.
      Untuk membuat banding ini sah, hal ini harus dibuat, dengan tulisan, dalam dua-puluh
      (20) menit setelah penyampaian keputusan Komisi Teknis dan disertai dengan uang
      tanggungan yang setara dengan CHF 3000, sebagai jaminan.
      Dewan Banding akan menilai banding tersebut untuk terakhir kalinya, dan keputusan ini
      akan menjadi yang terakhir.
    4. Video, film, gambar atau suatu peralatan , visual, elektronik, digital, atau lainnya, boleh
      digunakan hanya untuk:
      • Memutuskan apakah suatu tembakan terakhir pada akhir tiap periode atau suatu
        periode tambahan telah dilepaskan selama waktu permainan dan/atau apakah
        tembakan untuk mencetak angka dihitung dua (2) atau tiga (3) angka,
      • Menentukan tanggung jawab berkenaan dengan tujuan disiplin atau untuk
        pembelajaran (latihan) setelah pertandingan berakhir.
  4. KLASIFIKASI TIM

    1. Prosedur
      Tim akan diklasifikasi sesuai dengan catatan menang-kalah mereka, yaitu dua (2) angka
      untuk tiap pertandingan yang menang, satu (1) angka untuk pertandingan yang kalah
      (termasuk kalah karena default) dan nol (0) untuk pertandingan yang dinyatakan kalah
      karena forfeit.
      1. Jika terdapat dua tim pada klasifikasi dengan nilai yang sama, hasil (-hasil) dari
        pertandingan (-pertandingan) antara dua tim yang terlibat akan digunakan untuk
        menentukan peringkat.
      2. Jika nilai dan goal average pada pertandingan antara kedua tim masih sama, klasifikasi
        akan ditentukan dengan goal average dari semua pertandingan yang dimainkan pada
        grup tersebut dari tiap tim.
      3. Jika terdapat lebih dari dua (2) tim pada klasifikasi mempunyai angkayang sama,
        klasifikasi kedua akan ditetapkan, diambil hanya dari hitungan hasil pertandingan antara
        tim-tim yang terlibat.
      4. Jika pada tahap manapun pada prosedur ini jumlah tim dengan angka yang sama
        berkurang menjadi hanya dua (2) tim, menggunakan kriteria di atas, kelompok tim yang
        nilainya sama berkurang menjadi hanya dua tim yang terlibat, prosedur pada D1.1 dan
        D.1.2 di atas akan diterapkan.
      5. Jika pada klasifikasi kedua masih tetap terdapat tim-tim yang nilainya sama, maka goal
        average akan digunakan untuk menentukan peringkat, diambil hanya dari hitungan hasil
        pertandingan antara tim-tim yang terlibat.
      6. Jika masih tetap terdapat lebih dari dua (2) tim dengan goal average yang sama,
        peringkat akan ditentukan menggunakan goal average dari hasil semua pertandingan
        yang dimainkan dalam grup tersebut.
      7. Jika pada tahap manapun dari prosedur ini jumlah tim yang nilainya sama berkurang
        menjadi masih melibatkan lebih dari dua (2) tim yang nilainya sama, prosedur, dimulai
        dari D.1.3 di atas, akan diulangi.
      8. Goal average akan selalu dihitung dengan pembagian.
    2. Pengecualian:
      Jika hanya tiga tim yang ambil bagian pada suatu kompetisi dan situasinya tidak dapat
      diselesaikan menggunakan langkah yang telah digariskan di atas (goal average dengan
      pembagiannya identik), maka angka yang dicetak akan menentukan peringkat.

      peraturan-resmi-bola-basket-2010-79.jpg
      peraturan-resmi-bola-basket-2010-79.jpg (28 KiB) Dilihat 24299 kali


      Jika tim-tim masih mempunyai nilai sama setelah semua langkah di atas diikuti,
      pengundian akan digunakan untuk pemeringkatan terakhir. Cara untuk pengundian akan
      ditentukan oleh commissioner atau pihak berwenang setempat yang kompeten.
    3. Contoh lebih lanjut dari peraturan pengklasifikasian:
      1. Dua tim – nilainya sama dan hanya satu pertandingan yang dimainkan antara mereka.

        peraturan-resmi-bola-basket-2010-79.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010-79.jpg (11.34 KiB) Dilihat 24299 kali


        Pemenang pertandingan antara A dan B akan diklasifikasikan sebagai yang pertama dan
        pemenang dari D dan E akan diklasifikasi sebagai yang keempat.
      2. Dua tim – nilainya sama dan dua pertandingan yang dimainkan antara mereka.

        peraturan-resmi-bola-basket-2010-80.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010-80.jpg (12.31 KiB) Dilihat 24299 kali


        1. A memenangkan kedua pertandingan
          Maka:
          Peringkat 1 A
          Peringkat 2 B
        2. Tiap tim memenangkan satu pertandingan:

          peraturan-resmi-bola-basket-2010-80.jpg
          peraturan-resmi-bola-basket-2010-80.jpg (12.68 KiB) Dilihat 24299 kali

        3. Tiap tim memenangkan satu pertandingan:
          A vs. B 90 – 82
          B vs. A 70 – 62
          Kedua tim mempunyai selisih bola masuk yang sama (152 – 152) dan goal average
          dengan pembagian yang sama (1,000).
          Peringkat akan ditentukan menggunakan goal average dari hasil pertandingan yang
          mereka mainkan pada grup tersebut.
      3. Lebih dari dua tim – nilainya sama:

        peraturan-resmi-bola-basket-2010-80.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010-80.jpg (11.67 KiB) Dilihat 24299 kali


        peraturan-resmi-bola-basket-2010-81.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010-81.jpg (23.38 KiB) Dilihat 24299 kali


        Jika goal averagenya sama untuk ketiga tim, pemeringkatan terakhir akan ditentukan
        dari hasil semua pertandingan yang dimainkan pada grup tersebut.
      4. Lebih dari dua tim – nilainya sama:

        peraturan-resmi-bola-basket-2010-81.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010-81.jpg (10.57 KiB) Dilihat 24299 kali


        Pengkalsifikasian kedua akan ditetapkan, diambil hanya dari hitungan hasil pertandingan
        antara tim-tim yang nilainya sama.

        peraturan-resmi-bola-basket-2010-81.jpg
        peraturan-resmi-bola-basket-2010-81.jpg (10.18 KiB) Dilihat 24299 kali


        Pada kasus I: Peringkat 1 A
        B, C, D akan ditentukan seperti pada contoh D.3.3 di atas.
        Pada kasus II: Klasifikasi dari A dan B dan C dan D akan ditentukan seperti
        contoh D.3.2 di atas.
        Suatu tim, tanpa alasan yang tepat, tidak dapat hadir untuk pertandingan yang telah
        dijadwalkan atau mengundurkan diri dari lapangan permainan sebelum pertandingan
        berakhir, akan dinyatakan kalah dalam pertandingan dikarenakan forfeit dan menerima
        nilai nol (0) pada pengklasifikasian.
        Jika tim terkena forfeit untuk kedua kalinya, hasil pertandingan yang telah dimainkan
        oleh tim tersebut akan dianggap tidak ada.

  5. TIME-OUT TELEVISI (TV)

    1. Definisi
      Badan penyelenggara dari kompetisi boleh menentukan sendiri apakah time-out TV akan
      diterapkan dan, jika ya, berapa durasinya (60, 75, 90 atau 100 detik).
    2. Peraturan
      1. Satu (1) time-out TV dalam tiap periode diperbolehkan, sebagai tambahan atas time-out
        biasa. Time-out TV dalam periode tambahan tidak diperbolehkan.
      2. Time-out pertama tiap periode (tim atau TV) akan berdurasi 60, 75, 90 atau 100 detik.
      3. Durasi semua time-out lainnya dalam suatu periode akan selama enam-puluh (60) detik.
      4. Kedua tim akan berhak atas dua (2) time-out selama babak pertama dan tiga (3) time-out
        selama babak kedua.
        Time-out ini boleh diminta kapan saja selama pertandingan dan durasinya boleh:
        • 60, 75, 90 atau 100 detik, jika termasuk ke dalam time-out TV, yaitu yang pertama
          dalam suatu periode, atau
        • Enam-puluh (60) detik, jika tidak termasuk ke dalam time-out TV, yaitu diminta oleh
          tim manapun, setelah Time-out TV diberikan.
    3. Prosedur
      1. Idealnya, time-out TV akan diambil pada lima (5) menit tersisa pada periode tersebut.
        Tetapi bagaimanapun juga tidak ada jaminan bahwa hal ini akan terjadi.
      2. Jika tidak ada tim yang meminta suatu time-out sebelum lima (5) menit terakhir tersisa
        pada periode tersebut maka time-out TV akan diberikan pada kesempatan pertama ketika
        bola mati dan jam pertandingan dihentikan. Time-out ini tidak akan dibebankan kepada
        tim manapun.
      3. Jika salah satu tim diberikan time-out sebelum lima (5) menit terakhir tersisa pada
        periode tersebut, time-out tersebut akan digunakan sebagai time-out TV.
      4. Sesuai prosedur ini, akan terdapat minimum satu (1) time-out pada tiap periode dan
        maksimum enam (6) time-out pada babak pertama dan maksimum delapan (8) time-out
        pada babak kedua.

AKHIR DARI PERATURAN DAN PROSEDUR PERTANDINGAN

DAFTAR ISTILAH

    peraturan-resmi-bola-basket-2010-83.jpg
    peraturan-resmi-bola-basket-2010-83.jpg (160.56 KiB) Dilihat 24299 kali


    peraturan-resmi-bola-basket-2010-84.jpg
    peraturan-resmi-bola-basket-2010-84.jpg (164.68 KiB) Dilihat 24299 kali


Related Link
PERATURAN RESMI 1 BOLA BASKET 2010
PERATURAN RESMI 2 BOLA BASKET 2010
PERATURAN RESMI 3 BOLA BASKET 2010

Unduh file lengkapnya
peraturan-resmi-bola-basket-2010.zip
(1.26 MiB) Didownload 1490 kali
I-One
 
Post: 8
Bergabung: Sel Jun 05, 2012 11:44 am

Hi folks Semua orang

Postoleh JUALTERMURAH » Rab Jul 11, 2012 10:40 pm

Salam Semuanya, Hanya mendaftar dengan www.cometa - arena.com. Saya harap ini sebenarnya adalah tempat yang tepat untuk membahas pikiran dan bahkan pandangan. Pokoknya adalah # kategori ini tempat yang tepat untuk memasang topik pengenalan ?
JUALTERMURAH
 
Post: 0
Bergabung: Kam Jul 30, 2015 4:15 pm


Kembali ke Basketball

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu

cron